About

me

me

Sabtu, 03 Agustus 2013

Muhammad Alfa Ridzi IQ SCORE

http://www.intelligencetest.com/images/iqbanner.gif
Full analytical report for Muhammad Alfa Ridzi
Please bookmark this page; it will be available online for two weeks. You may also print a copy of each section for your records.
General statistics
Total number of questions: 30
Questions answered: 30
Questions not answered: 0
Questions answered correctly: 30
Questions answered incorrectly: 0

Percentage correct answers: 100 %
Your age adjusted IQ score is 147 and the average score for all test takers is 100.
Your Grade ** Genius **
Anyone with a general IQ this high is undoubtedly a genius. From this range on, only specific high-range tests should be considered. You have the ability to think critically, conceptualize ideas and form your own conclusions. Your ability to think in patterns and to produce order out of chaos enables you to handle complexities and see logic in everything. Needless to say you are self-aware of your abilities and have the brains for all known occupations. If you think of intelligence as the ability to adapt easily to new situations then you are at the top of the charts.

http://www.intelligencetest.com/images/test/report/bellcurve.gif
The bell curve (also called a "normal curve" or "normal distribution") is a graph that shows approximately how much of the population falls into each IQ range. In theory, if we tested everyone in the world with a traditional IQ test, most people would score in the "Average" range. A smaller number would score moderately below average and moderately above average. Very high and very low scores are rare.
The scores and percentiles above apply to tests that have a standard deviation of 15 points. The  Stanford Binet Fourth Edition (Binet FE) has a standard deviation of 16 and the Wechsler scales (such as the WPPSI-R, the WISC-III, and the WAIS-III) have a standard deviation of 15. Therefore, for different scales the percentages may vary.
Click here to convert your score to the Cattell and Stanford-Binet scale.
Grade Statistics
Grade
Range
Percent
Genius
>144
0.13%
Gifted
130-144
2.14%
Above average
115-129
13.59%
Higher average
100-114
34.13%
Lower average
85-99
34.13%
Below average
70-84
13.59%
Borderline low
55-69
2.14%
Low
<55
0.13%
 


Sabtu, 11 Mei 2013

integral

1.1 Definisi Integral Tak Tentu (Indefinite Integral)

Jika  maka y adalah fungsi yang mempunyai turunan f(x)dan disebut anti turunan
(antiderivate) dari f(x) atau integral tak tentu dari f(x)yang diberi notasi  . Sebaliknya, jika
 karena turunan dari suatu konstanta adalah nol, maka suatu integral tak tentu 
mempunyai suku konstanta sembarang.

1.2 Rumus-rumus Integral Tak Tentu

1.3 Definisi Integral Tentu

Andaikan f(x) didefinisikan dalam selang  Selang ini dibagi menjadi n bagian yang sama 

panjang, yaitu Maka integral tentu dari f(x) antara x = a dan x =b didefinisikan 
sebagai berikut:
Limit ini pasti ada jika f(x) kontinu sepotong demi sepotong jika
maka menurut dalil pokok dari kalkulus integral, integral tentu diatas dapat dihitung dengan 
rumus :

1.4 Rumus-rumus Integral tentu
 
 
dengan k sebagai konstanta sembarang. 

 

1.5 Integral Parsial 
Prinsip dasar integral parsial : 
  1. Salah satunya dimisalkan U
  2. Sisinya yang lain (termasuk dx) dianggap sebagai dv

Sehingga bentuk integral parsial adalah sebagai berikut :  
 

1.1 Beberapa Aplikasi dari Integral
a. Perhitungan Luas suatu kurva terhadap sumbu x 


 
 

b. Menghitung luas diantara dua buah kurva 
 
c. Menghitung volume benda putar yang diputar terhadap sumbu koordinat
 
 


sumber:http://mainmatematika.blogspot.com

logaritma


Ayo kita mulai belajar Sifat Logaritma Matematika!
Jika n adalah logaritma dari a dengan bilangan pokok p, maka berlaku :
plog a = n <---> pn = a
Dengan catatan : a>0, p>0, dan p≠1
Setelah itu, barulah kita mempelajari sifat-sifat logaritma yang bisa kita terapkan di berbagai persoalan.
Sifat-sifat logaritma :
1. plog ( ab ) = plog a + plog b
2. alog an = n
3. plog (a/b) = plog a – plog b
4. plog 1 = 0
5. plog an = n . alog a
6. plog a . alog q = plog q
7. pnlog am = m/n plog a
8. plog p = 1
9. Pplog a = a
  1. Bila bilangan pokok suatu logaritma tidak diberikan, maka maksudnya logaritma tersebut berbilangan pokok = 10.
    [log 7 maksudnya 10log 7 ]
  2. lognx adalah cara penulisan untuk (logx)nBedakan dengan log xn = n log x
Contoh soal :
Jika 3log 4 = p dan 2log 5 = q maka nilai untuk 3log 5 ?
2log 5 =
22log 52 =
2 . 4log 5 =
4log 5 =
q
q
q
1/2 q
3log 4 . 4log 5 = 3log 5
maka 3log 5 = 1/2 (pq)
CONTOH SOAL LOGARITMA
 
 
1. Jika log 2 = 0,301 maka log 5 =
 
A. 0,699
B. 0,477
C. 0,523
D. 0,514
 
 
2. Jika log 5 = 0,699 dan log 3 = 0,477 maka log 60 =
 
A. 1,954
B. 1,176
C. 1,778
D. 1,389
 
 
3. Jika log 2 = a, maka log 5 =
 
A. 1 - a
B. a - 1
C. 1/a
D. 1/2 a
 
 
4. Nilai log (5 x 103) - log 5 =
 
A. 5
B. 0,3
C. 3
D. 0,5
 
 
5. Bila nilai log 9 = 0,954, maka nilai log 729 adalah:
 
A. 3,862
B. 2,824
C. 3,824
D. 2,862
 
 
6. 
 
7.
 
8.
 
9.
 
10.

sumber: http://www.rumus.web.id      
sumber: http://carapedia.com                                                                                                      

Sabtu, 02 Maret 2013

KUNCI UN MATEMATIKA 2013

1.BERUSAHA
2BERDO'A                                      

3.BELAJAR YANG GIAT+ HAFAL SEMUA RUMUS MATEMATIKA

INSYA ALLAH KAMU AKAN BERHASIL LULUS UN DENGAN NILAI GEMILANG

Sabtu, 16 Februari 2013

soal imo(International Mathematical Olympiad) 2007


Hari Pertama
25 Juli 2007
Versi Bahasa Indonesia
Soal 1. Diberikan bilangan-bilangan real a1, a2, . . . , an. Untuk setiap i (1 i n)
definisikan
di = maks{ aj | 1 j i} − min{ aj | i j n}
dan
d = maks{ di | 1 i n}.
(a) Buktikan bahwa, untuk sebarang bilangan-bilangan real x1 x2 · · · xn,
maks{ |xi − ai| | 1 i n}
d
2
. ( )
(b) Tunjukkan bahwa terdapat bilangan-bilangan real x1 x2 · · · xn sehingga
kesamaan berlaku pada ( ).
Soal 2. Diberikan lima titik A,B,C,D, dan E sehingga ABCD suatu jajaran genjang
dan BCED suatu segiempat talibusur. Misalkan ` suatu garis yang melalui A, memotong
bagian dalam segmen DC di F dan memotong garis BC di G. Jika EF = EG = EC,
buktikan bahwa ` adalah garis bagi sudut DAB.
Soal 3. Pada suatu kompetisi matematika, sejumlah peserta berkawan. Perkawanan
selalu timbal-balik (dua arah). Sembarang kelompok peserta disebut klik jika setiap dua
orang di antara mereka berkawan. (Khususnya, setiap kelompok beranggotakan kurang
dari dua peserta adalah klik). Banyaknya anggota klik disebut ukuran klik.
Diketahui bahwa, pada kompetisi ini, ukuran terbesar klik adalah bilangan genap.
Buktikan bahwa semua peserta dapat ditempatkan dalam dua ruangan sehingga ukuran
terbesar klik yang ada di salah satu ruangan sama dengan ukuran terbesar klik yang ada
di ruangan lainnya.
Waktu tersedia: 4 jam 30 menit
Setiap soal bernilai 7 angka
Hari Kedua
26 Juli 2007
Versi Bahasa Indonesia
Soal 4. Pada segitiga ABC, garis bagi sudut BCA memotong lingkaran luar sekali lagi
di R, median BC di P, dan median AC di Q. Titik tengah BC adalah K dan titik
tengah AC adalah L. Buktikan bahwa kedua segitiga RPK dan RQL sama luasnya.
Soal 5. Misalkan a dan b bilangan-bilangan asli. Buktikan bahwa jika 4ab−1 membagi
(4a2 − 1)2, maka a = b.
Soal 6. Misalkan n suatu bilangan asli. Pandang
S = { (x, y, z) | x, y, z 2 {0, 1, . . . , n}, x + y + z > 0}
sebagai himpunan (n + 1)3 − 1 titik di ruang dimensi-tiga. Tentukan banyak minimal
bidang yang gabungannya memuat S, tetapi tidak memuat (0,0,0).
Waktu tersedia: 4 jam 30 menit
Setiap soal bernilai 7 angka

Jumat, 01 Februari 2013

MENGUADRATKAN BILANGAN DUA ANGKA CARA DAHSYAT MENGUADRATKAN BILANGAN



            Pada saat menghadapi ujian sekolah, Ujian Nasional,  maupun Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri para siswa pasti berhadapan dengan perhitungan-perhitungan matematika. Kita semua tahu bahwa yang namanya ujian selalu dibatasi dengan waktu yang sangat ketat. Oleh karena itu, kita perlu mencari terobosan baru, cara-cara kreatif dalam perhitungan matematika sehingga kita dapat menyelesaikannya dengan mudah dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Cara kreatif seperti  inilah yang disebut sebagai KONSEP THE KING di Ganesha Operation.
            Minggu ini, Ganesha Operation memperkenalkan kepada para siswa KONSEP THE KING untuk mendapatkan hasil kuadrat dari bilangan dua angka (puluhan) khususnya yang mengandung angka 5. Kami yakin cara kreatif ini pasti sangat membantu siswa untuk menemukan hasil kuadrat dari sebuah bilangan dengan mudah dan dalam waktu yang sangat singkat.

A.    Bilangan dua angka yang diakhiri angka 5.
Misalkan kita mau menghitung hasil kuadrat dari 65, langkah-langkahnya adalah sbb:
kuadrat2bilangan
  1. Kuadratkan angka ke-2 dari bilangan tersebut, yaitu 5= 25. Ini merupakan dua angka terakhir dari hasil kuadratnya …25. (Bilangan dua angka yang diakhiri angka 5, hasil kuadratnya selalu diakhiri angka 25)
  2. Untuk menemukan angka di depan 25, kalikan angka pertama dari bilangan yang dikuadratkan (yaitu 6)  dengan angka berikutnya (1 angka di atas 6) yaitu 7, sbb: 6 x 7 = 42. Letakkan angka ini di depan 25, maka hasilnya adalah 4225. Mudah kan !
Sebagai latihan, coba cari hasil kuadrat dari 15 !
  1. Sesuai dengan langkah pertama di atas maka hasil kuadratnya selalu diakhiri angka …25
  2. Untuk menemukan angka di depan 25, kalikan angka pertama (yaitu 1) dengan angka berikutnya setelah 1(yaitu 2) sbb: 1 x 2 = 2. Maka hasilnya adalah 225. Hebat !
Dengan cara yang sama hitunglah hasil kuadrat dari: 25; 35; 45; 55; 75; 85; dan 95 !

B.     Bilangan dua angka yang diawali dengan angka 5.

Misalkan kita mau menghitung hasil kuadrat dari 56, langkah-langkahnya adalah sbb:
  1. Kuadratkan angka ke-2 dari bilangan tersebut, yaitu 6 kuadrat = 36. Ini merupakan dua angka terakhir dari hasil kuadratnya …36.
  2. Untuk menemukan angka di depannya, kuadratkan angka pertama lalu jumlahkan dengan angka kedua sbb: 52 + 6 = 25 + 6 = 31. Maka hasilnya adalah 3136.

Note: Jika angka kedua dari bilangan yang dikuadratkan kecil (misalnya 1; 2; atau 3) sehingga hasil kuadratnya berupa satuan (bukan  puluhan)  maka dua angka terakhir hasil kuadrat nya diberi angka nol di depannya, misal: 1 ditulis 01.
Misalkan kita mau menghitung hasil kuadrat dari 51, langkah-langkahnya adalah sbb:
  1. Kuadratkan angka ke-2 dari bilangan tersebut, yaitu 12 = 1, maka ditulis 01. Ini merupakan dua angka terakhir dari hasil kuadratnya …01.
  2. Untuk menemukan angka di depannya, kuadratkan angka pertama lalu jumlahkan dengan angka kedua sbb: 52 + 1 = 25 + 1 = 26. Maka hasilnya adalah 2601.

Dengan cara yang sama hitunglah hasil kuadrat dari: 52; 53; 54; 55; 57; 58; dan 59 !